{"id":557,"date":"2020-11-28T20:45:29","date_gmt":"2020-11-28T13:45:29","guid":{"rendered":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/?p=557"},"modified":"2020-11-28T20:45:29","modified_gmt":"2020-11-28T13:45:29","slug":"berjaga-jaga-realistiskah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/2020\/11\/28\/berjaga-jaga-realistiskah\/","title":{"rendered":"Berjaga-jaga: realistiskah?"},"content":{"rendered":"\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Kalender Liturgi 29 Nov 2020\nMinggu Masa Adven I\nWarna Liturgi: Ungu\nBacaan I: Yes 63:16b-17;64:1.3b-8\nMazmur Tanggapan: Mzm 80:2ac.3b.15-16.18-19\nBacaan II: 1Kor 1:3-9\nBait Pengantar Injil: Mzm 85:8\nBacaan Injil: Mrk 13:33-37<\/pre>\n\n\n\n<p>Saudara terkasih!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-drop-cap\">Hari ini, Gereja universal memasuki masa penantian kedatangan Tuhan Kita Yesus Kristus, yaitu masa Adven. Yesus secara tegas mengatakan agar kita \u201chati-hati dan berjaga-jagalah\u201d sebagai suatu bentuk persiapan diri kita menyambut \u2018Kedatangan Tuhan\u2019; bahkan Ia mengulanginya sampai 3 kali dalam Injil hari ini: \u201cberjaga-jagalah\u201d [ay. 33,35 dan 37]. Bahayanya, perkembangan zaman ini menjadikan kita sebagai manusia yang senantiasa berpikir realistis. Berjaga-jaga karena ketidak-tahuan kadang menjadikan kita untuk tidak melakukannya. Lalu, sikap berjaga-jaga seperti apakah yang harus kita lakukan?<\/p>\n\n\n\n<p>Ajakan Yesus untuk berjaga-jaga itu selalu berkaitan dengan kedatangan Tuhan yang kedua kali [Parousia]: kapan hal itu terjadi, di mana dan bagaimana hal itu terjadi. Selain itu, Parousia itu berarti \u201cIa akan datang untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati\u201d [Syahadat Para Rasul]. Yesus sendiri bersabda: \u201cAnak Manusia akan datang dalam Kemuliaan Bapa bersama dengan para malaikat\u201d [lih. Mat 24:30]. Paulus mewartakan \u201cHari Tuhan itu seperti pencuri di malam hari\u201d [1Tim 5:2].<\/p>\n\n\n\n<p>Apa yang disampaikan Yesus tidak berkaitan dengan pertanyaan: \u201ckapan, di mana dan bagaimana\u201d. Karena Yesus sendiri mengatakan: \u201cTetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di surga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja\u201d [Mrk 13:32]. Jadi apa yang Yesus inginkan dari kita dengan perintah: \u201cberjaga-jagalah\u201d?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pada Minggu I Adven ini, Gereja menantikan kedatangan kembali Yesus dalam kemuliaan dan keagungan. Menyadari diri sebagai orang berdosa yang berujung pada pertobatan adalah sikap berjaga-jaga yang paling utama dalam diri kita. Dalam Bacaan I, Yesaya menggambarkannya dengan seruan: \u201cYa Tuhan, mengapa Engkau biarkan kami sesat dari jalan-Mu? Mengapa Engkau tegarkan hati kami, sehingga kami tidak takut kepada-Mu?\u201d Ada jeritan yang kuat dalam diri manusia untuk mengintervensi kekuasaan Allah dalam mengalahkan dosa dan kelemahan manusia: \u201cSudilah Engkau mengoyakkan langit dan turun, sehingga gunung-gunung goyang di hadapan-Mu\u201d.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Masa Adven sebagai masa penantian akan kelahiran Yesus, merupakan jawaban atas jeritan manusia yang menantikan keagungan dan kemuliaan Tuhan. Kedatangannya mengalahkan maut dan dosa. Oleh karena itu, marilah kita \u201cberjaga-jaga\u201d, bukan pertama-tama karena kita tidak tahu dengan pasti kapan Hari Tuhan itu akan terjadi [kapan, di mana dan bagaimana], melainkan karena kesadaran bahwa kita adalah orang yang berdosa. Berjaga-jagalah karena itu membutuhkan pertobatan! Berjaga-jagalah karena Tuhan akan datang dalam keagungan dan kemuliaan! Jika kita menyadari itu, maka kita tetap akan menjadi Manusia-manusia yang realistis dalam beriman.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Salam Misioner!<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Teks Ibadat Mingguan:<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Ibadat-sabda-Hari-Minggu-Adven-I-.pdf\">https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Ibadat-sabda-Hari-Minggu-Adven-I-.pdf<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalender Liturgi 29 Nov 2020 Minggu Masa Adven I Warna Liturgi: Ungu Bacaan I: Yes 63:16b-17;64:1.3b-8 Mazmur Tanggapan: Mzm 80:2ac.3b.15-16.18-19 &hellip;<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-557","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-daily-preaching-rdhj"],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/557","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=557"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/557\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":559,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/557\/revisions\/559"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=557"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=557"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=557"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}