{"id":489,"date":"2020-10-03T11:37:22","date_gmt":"2020-10-03T04:37:22","guid":{"rendered":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/?p=489"},"modified":"2020-10-03T11:37:22","modified_gmt":"2020-10-03T04:37:22","slug":"kerajaan-allah-akan-diambil-dari-kamu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/2020\/10\/03\/kerajaan-allah-akan-diambil-dari-kamu\/","title":{"rendered":"Kerajaan Allah akan diambil dari \u201cKAMU\u201d!"},"content":{"rendered":"\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Minggu Pekan Biasa XXVII\nWarna Liturgi: Hijau\nBacaan I: Yes 5:1-7\nMazmur Tanggapan: Mzm 80:9.12.13-14.15-16.19-20\nBacaan II: Flp 4:6-9\nBait Pengantar Injil: Yoh 15:16\nBacaan Injil: Mat 21:33-43<\/pre>\n\n\n\n<p>Para Saudara terkasih!<\/p>\n\n\n\n<p>Dialog antara Yesus dengan imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi menggambarkan bagaimana Kerajaan Allah senantiasa menjadi inti Misi Yesus di dunia. Tujuan&nbsp; kedatangan-Nya ke dunia ini semakin dipertegas dengan perumpamaan tentang hamba-hamba yang diutus Tuannya ke kebun anggur. Para hamba utusan yang menjadi korban kekejaman para pekerja mencapai puncaknya pada diri Yesus, Sang Batu Penjuru.<\/p>\n\n\n\n<p>Tindakan Perutusan Allah yang konstan itu menunjukkan betapa Dia sungguh mencintai manusia. Bahkan sampai mengutus \u201cPutera yang terkasih\u201d [Mat 21:37], \u201cSang Ahli Waris\u201d [ay. 38] Kerajaan Allah. Penolakan terhadap cinta Allah yang misioner itu berdampak jelas dalam diri kita manusia, orang berdosa, yaitu kebinasaan:<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;<strong><em>\u201cIa akan membinasakan orang-orang jahat itu&#8230;.\u201d [ay. 41] &nbsp;<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Tidak hanya itu, hak dan warisan Kerajaan Allah itu pun dicabut serta diberikan kepada mereka yang pantas dan bertanggung jawab akan tugas perutusan yang Tuhan berikan: Bekerja di ladang-Nya dan menghasilkan buah melimpah. [ay. 41-43].&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>\u201cKerajaan Allah akan diambil dari KAMU\u201d [ay. 43]<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Maka, marilah kita menyadari rahmat dan warisan terbesar yang kita peroleh ketika dibaptis, yaitu Kerajaan Allah. Perintah Tuhan untuk senantiasa menghasilkan buah, bukan <em>pepesan<\/em> kosong. Itu adalah Tugas dan tanggung jawab yang senantiasa melekat dalam diri pengikutnya [Tugas Misioner]. Dengan senantiasa melakukan tugas perutusan itu, kita berdoa dan berharap agar Kerajaan Allah sungguh menjadi harta warisan\u00a0 terindah dalam hidup kita, dan bukannya diambil dari kehidupan kita.<strong><em>\u00a0<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Teks Ibadat Sabda Minggu 4 Oktober<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Ibadat-sabda-Hari-Minggu-Biasa-XXVII.pdf\">https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/Ibadat-sabda-Hari-Minggu-Biasa-XXVII.pdf<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Minggu Pekan Biasa XXVII Warna Liturgi: Hijau Bacaan I: Yes 5:1-7 Mazmur Tanggapan: Mzm 80:9.12.13-14.15-16.19-20 Bacaan II: Flp 4:6-9 Bait &hellip;<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-489","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sunday-preaching-rdhj"],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/489","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=489"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/489\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":494,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/489\/revisions\/494"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=489"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=489"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=489"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}