{"id":474,"date":"2020-09-26T10:01:34","date_gmt":"2020-09-26T03:01:34","guid":{"rendered":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/?p=474"},"modified":"2020-09-26T10:07:56","modified_gmt":"2020-09-26T03:07:56","slug":"ketaatan-adalah-pertobatan-misioner","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/2020\/09\/26\/ketaatan-adalah-pertobatan-misioner\/","title":{"rendered":"Ketaatan adalah Pertobatan Misioner"},"content":{"rendered":"\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Minggu Pekan Biasa XXVI\nWarna Liturgi: Hijau\nBacaan I: Yeh 18:25-28\nMazmur Tanggapan: Mzm 25:4bc-5.6-7.8-9\nBacaan II: Flp 2:1-11\nBait Pengantar Injil: Yoh 10:27\nBacaan Injil: Mat 21:28-32<\/pre>\n\n\n\n<p>Para Saudara terkasih,&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Lagi-lagi dalam Injil hari ini kita mendengar kisah tentang Kerajaan Allah. Yesus menjelaskannya dengan perumpaan tentang seorang ayah yang meminta kedua anaknya untuk bekerja di kebun anggur. Tanggapan mereka pun beragam: ada yang meng<strong><em>iya<\/em><\/strong>kan, namun menolak untuk melaksanakan; yang lain menolak, namun akhirnya pergi dan taat kepada bapanya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jika kita cermati, Yesus tidak terburu-buru membenarkan salah satu dari kedua tanggapan tersebut. Seperti halnya para imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi yang dengan cepat merespon pertanyaan Yesus: <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><em>\u201cSiapakah di antara kedua orang anak itu yang melakukan kehendak ayahnya?\u201d <\/em>Jawab mereka<em>, \u201cYang terakhir!\u201d&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Penekanannya adalah pada sikap taat dan mau bertobat.&nbsp;Taat kepada perintah [ajakan] Tuhan untuk mewartakan kasih dan pengampunan di dunia ini. Ketaatan akan perinta ini mengingatkan kita sebagai utusan. Sebagai seorang utusan, anak, serta pengikut Kristus, hendaklah kita senantiasa menunjukkan sikap TAAT kepada Bapa yang memberikan perintah itu. Perintah untuk pergi dan mewartakan Kabar Sukacita. Mengutip Kardinal Follo, \u201cketaatan adalah bentuk nyata dari cinta kasih\u201d [Zenit.org]. Maka hendaknya kita yang diutus untuk mewartakan cinta kasih itu pertama-tama mewujudkan sikap taat itu dalam diri kita.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Anak ketiga<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Yesus mengindikasikan pentingnya sikap penyesalan yang merupakan wujud iman dan pertobatan. Hal ini digambarkannya dengan sikap <em>\u201cpemungut cukai dan para pelacur\u201d. Yesus bersabda: <\/em><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote has-text-align-center is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p><em>\u201cAku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan para pelacur akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah\u201d.&nbsp;<\/em><\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Marilah kita berusaha untuk senantiasa mengatakan \u201cYa\u201d sebagai tanda ketaatan [Anak sulung], namun berani untuk melakukan \u201cpertobatan misioner\u201d [Anak kedua] dengan penuh kebebasan untuk bekerja di kebun anggur-Nya, yaitu untuk mewartakan Kabar Sukacita.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengikuti Kristus kita senantiasa memiliki hidup baru. Hidup yang penuh iman, antusiasme untuk taat kepada-Nya serta diliputi dengan semangat pertobatan terus menerus untuk pergi dan mewartakan Kristus. Itulah karakter anak ketiga.<\/p>\n\n\n\n<p>Tuhan Memberkati!<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Teks Ibadat Minggu 27 September 2020<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Ibadat-sabda-Hari-Minggu-Biasa-XXVI-1.pdf\">https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Ibadat-sabda-Hari-Minggu-Biasa-XXVI-1.pdf<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Minggu Pekan Biasa XXVI Warna Liturgi: Hijau Bacaan I: Yeh 18:25-28 Mazmur Tanggapan: Mzm 25:4bc-5.6-7.8-9 Bacaan II: Flp 2:1-11 Bait &hellip;<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-474","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sunday-preaching-rdhj"],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/474","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=474"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/474\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":480,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/474\/revisions\/480"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=474"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=474"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=474"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}