{"id":265,"date":"2020-03-22T12:43:00","date_gmt":"2020-03-22T05:43:00","guid":{"rendered":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/?p=265"},"modified":"2020-07-26T12:44:53","modified_gmt":"2020-07-26T05:44:53","slug":"aku-percaya-tuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/2020\/03\/22\/aku-percaya-tuhan\/","title":{"rendered":"\u201cAku Percaya, Tuhan\u201d"},"content":{"rendered":"\n<p>Hari Minggu IV dalam Masa Tobat [A]<\/p>\n\n\n\n<p>Saudara terkasih,&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Hari ini, Yesus menyembuhkan seseorang yang buta sejak lahir. Pertanyaan Yesus menjadi ini dari kisah ini: \u201cPercayakah engkau kepada Anak Manusia?\u201d Orang buta itu menyadari tanda dan mukjizat yang ia alami dan dengan keyakinan yang teguh ia menjawab: \u201cAku Percaya, Tuhan!\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Orang tersebut mengalami suatu perjalanan dan perkembangan iman yang luar biasa. Berawal dari keraguan, menjadi sebuah pengakuan iman. Awal mulanya, Yesus dianggap seperti \u201cmanusia biasa\u201d yang sama dengan lainnya,&nbsp;&nbsp;kemudian dianggap sebagai \u201cnabi\u201d dan akhirnya pengakuan Yesus sebagai \u201cTuhan\u201d. Pengakuan itu muncul di tengah penolakan orang-orang Farisi yang menolak mukjizat dan tidak menerima Yesus sebagai Mesias.<\/p>\n\n\n\n<p>Mukjizat terjadi ketika kita mau menjawab wahyu Ilahi dengan iman yang teguh. Kita pun belajar dari orang buta sejak lahir tersebut. Terkadang ragu, namun keterbukaan akan belas kasih Allah menjadikan kita yakin bahwa Kristus adalah Tuhan yang membebaskan dan menyembuhkan. Kristuslah Terang Dunia yang menyembuhkan dan menyelamatkan. Itulah sukacita Ilahi yang diwartakan Kristus kepada kita.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>RDHJ<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hari Minggu IV dalam Masa Tobat [A] Saudara terkasih,&nbsp; Hari ini, Yesus menyembuhkan seseorang yang buta sejak lahir. Pertanyaan Yesus &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-265","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sunday-preaching-rdhj"],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/265","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=265"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/265\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":266,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/265\/revisions\/266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=265"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=265"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=265"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}