{"id":1143,"date":"2023-02-05T02:29:21","date_gmt":"2023-02-05T00:29:21","guid":{"rendered":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/?p=1143"},"modified":"2023-02-05T02:29:26","modified_gmt":"2023-02-05T00:29:26","slug":"kamu-adalah-garam-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/2023\/02\/05\/kamu-adalah-garam-dunia\/","title":{"rendered":"Kamu adalah garam dunia"},"content":{"rendered":"\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Hari Minggu Biasa V\nYes. 58:7-10; \nMzm. 112:4-5,6-7,8a,9; \n1Kor. 2:1-5; Mat. 5:13-16. \n<\/pre>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-pullquote\"><blockquote><p>&#8220;Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.&#8221;<\/p><cite>Mat 5:13<\/cite><\/blockquote><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saudara terkasih<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam Injil hari ini, Yesus masih menekankan pentingnya karakter seorang murid. Melanjutkan pesan kotbah di bukit tentang Sabda Bahagia, Yesus mengajarkan kepada para murid dan mereka yang mengikuti-Nya: <strong>&#8220;Kamu adalah garam dunia&#8221;<\/strong> [Mat 5:13]. Ajaran tentang menjadi garam dunia diikuti dengan penjelasan Yesus tentang <strong>&#8220;Jika garam itu menjadi <em>tawar<\/em>, dengan apakah ia diasinkan? <\/strong>Dalam bahasa Yunani, kata <em><strong>tawar <\/strong><\/em>berasar dari kata Yunani <strong>\u03bc\u03c9\u03c1\u03cc\u03c2<\/strong> [m\u014dros] yang berarti <em>bodoh [stupid] atau membuat bodoh [make foolish]. <\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yesus menekankan pentingnya menjadi  <em><strong>garam<\/strong><\/em> dunia dan menghindari menjadi <strong>bodoh <em>[tawar]. <\/em><\/strong> Sifat yang perlu dihindari sebagai pengikut Yesus adalah <em>tawar atau bodoh. <\/em>Namun, <em><strong>bodoh<\/strong><\/em> bukan karena ketidaktahuan [stupid] namun sikap <em>bodoh<\/em> yang lebih buruk yaitu <em><strong>menjadi bodoh <\/strong><\/em>[Make foolish]. Orang-orang yang <em>tawar<\/em> ialah mereka yang <strong>&#8220;menjadi bodoh&#8221;<\/strong>, orang-orang yang melakukan hal-hal bodoh walaupun sebenarnya mengetahui bahwa hal tersebut salah.  <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menjadi garam dunia berarti beriman sepenuhnya kepada Yesus Kristus sebagai sumber kebenaran: &#8220;Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga&#8221; [Mat 5:10]. Menjadi garam dunia berarti menghindari <strong>kebodohan spiritual<\/strong> yang <em>berpura-pura tidak tahu <\/em>akan kebenaran iman dan dengan mudah melakukan hal-hal bodoh. Menjadi garam dunia berarti &#8220;tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu&#8221; [Mat 5:15].<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka, marilah kita menjadi pengikut Kristus yang siap menjadi garam dunia dan dengan demikian &#8220;terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga&#8221; [5:16].<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salam Misioner<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">RDHJ<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hari Minggu Biasa V Yes. 58:7-10; Mzm. 112:4-5,6-7,8a,9; 1Kor. 2:1-5; Mat. 5:13-16. &#8220;Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi &hellip;<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":1144,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[22,7],"tags":[13,19,29],"class_list":["post-1143","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-homily","category-sunday-preaching-rdhj","tag-shortcutechism","tag-renunganmingguan","tag-sundaysermon"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/salt-6728600_1920.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1143","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1143"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1143\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1145,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1143\/revisions\/1145"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1144"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1143"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1143"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1143"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}