{"id":1080,"date":"2022-10-19T19:00:00","date_gmt":"2022-10-19T17:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/?p=1080"},"modified":"2022-10-20T09:00:48","modified_gmt":"2022-10-20T07:00:48","slug":"bukan-damai-melainkan-pedang-dan-pertentangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/2022\/10\/19\/bukan-damai-melainkan-pedang-dan-pertentangan\/","title":{"rendered":"Bukan damai, melainkan pedang dan pertentangan!"},"content":{"rendered":"\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Hari Biasa\r\nEf. 3:14-21; \r\nMzm. 33:1-2,4-5,11-12,18-19; \r\nLuk. 12:49-53. \r\nWarna Liturgi Hijau\r<\/pre>\n\n\n\n<p>Saudara Terkasih,<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-drop-cap\">Sekilas, Injil hari ini terdengar kontroversial, keras dan arogan. Sabda Tuhan yang kita dengar hari ini mengusik hati kita untuk terus-menerus merenungkan tujuan hidup iman kristiani kita. Sabda Yesus semakin menunjukkan pemikiran-Nya, yaitu bahwa setiap perkataan, pengajaran dan perbuatan-Nya senantiasa didasarkan pada pemenuhan Kehendak Allah Bapa. Kehendak Bapa digambarkan dalam beberapa hal kita dengar dari bacaan hari ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Melemparkan api ke bumi&nbsp;<\/em><\/strong><strong>[ay. 49].&nbsp;<\/strong>Api merupakan salah satu elemen hidup yang dihadirkan pada saat Yesus diperkenalkan oleh Yohanes pembaptis sebagai yang akan datang dan \u201c<em>Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api<\/em>\u201d [Mat 3:11]. Api menjadi suatu simbol pemisahan antara yang baik dan buruk. Pembaptisan Yesus [Roh Kudus dan Api] memiliki konsekuensi penghancuran atas kuasa-kuasa duniawi, kuasa kegelapan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Baptis&nbsp;<\/em><\/strong><strong>[ay. 50].&nbsp;<\/strong>Perkataan Yesus tentang pembaptisan di sini merujuk pada sengrasa dan wafatnya di kayu salib. Dan hal itu telah&nbsp;<em>dicicipi-Nya&nbsp;<\/em>lewat berbagai penolakan terhadap berbagai sabda dan karya-Nya. Ia menyadari pemenuhan tugas-Nya dunia ini hendaknya sampai pada pemenuhan pembaptisan-Nya, yaitu, sengsara, wafat dan kebangkitan. Kita sebagai pepngikut Kristus hendaknya memiliki pemahaman yang sama. Karena pembaptisan, hendaknya kita memanggul salib kita dan mengikuti Yesus.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Bukan damai damai, tapi pertentangan [ay. 51]<\/em><\/strong>. Yesus dikenal sebagai tokoh kontradiktif. Sabda Yesus \u201cbukan damai, tapi pertentangan\u201d yang ia artakan merupakan sebuah peringatan keras bagi mereka yang mencari kedamaian semu atau palsu: kemunafikan, kesombongan, ketamakan. Injil Lukas yang kita dengar beberapa hari ini menggambarkan bagaimana Yesus mengecam kemunafikan dan ketamakan orang-orang Yahudi, orang Farisi dan Ahli-ahli Taurat. Yesus tidak datang ke dunia untuk melegitimasi \u201ckedamaian\u201d palsu tetapi membawa api yang menyucikan yang memisahkan antara terang dan gelap.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Saudara terkasih, sebagai tohoh kontroversial, Yesus teguh dalam melaksanakan misinya di dunia ini, yaitu menghadirkan Allah Bapa, mewartakan kedatangan Kerajaan Allah di dunia dan untuk menebus dosa-dosa manusia [Luk 19:10;Mat 1:21]. Marilah kita menyadari&nbsp;&nbsp;sabda-Nya bukan sebagai kecaman tetapi sebagai sebuah pentuk cinta kasih Allah atas diri kita.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Salam Misioner<\/p>\n\n\n\n<p>RDHJ<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hari Biasa Ef. 3:14-21; Mzm. 33:1-2,4-5,11-12,18-19; Luk. 12:49-53. Warna Liturgi Hijau Saudara Terkasih, Sekilas, Injil hari ini terdengar kontroversial, keras &hellip;<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":1081,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[6,22],"tags":[13,31,17,18],"class_list":["post-1080","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-daily-preaching-rdhj","category-homily","tag-shortcutechism","tag-bulanmisi2022","tag-rdhj2021","tag-renunganmisioner"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/sword-g08857cf0c_1920.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1080","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1080"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1080\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1082,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1080\/revisions\/1082"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1081"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1080"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1080"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1080"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}