{"id":1063,"date":"2022-10-08T19:00:00","date_gmt":"2022-10-08T17:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/?p=1063"},"modified":"2022-10-08T22:16:53","modified_gmt":"2022-10-08T20:16:53","slug":"bukankah-kesepuluh-orang-tadi-semuanya-telah-menjadi-tahir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/2022\/10\/08\/bukankah-kesepuluh-orang-tadi-semuanya-telah-menjadi-tahir\/","title":{"rendered":"Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir?"},"content":{"rendered":"\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">9 Oktober\nHari Minggu \nBiasa XXVIII\n2Raj. 5:14-17; \nMzm. 98:1,2-3ab,3cd-4; \n2Tim. 2:8-13; \nLuk. 17:11-19. \nWarna Liturgi Hijau<\/pre>\n\n\n\n<p>Saudara Terkasih, <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-drop-cap\">Pertanyaan Yesus &#8220;bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir?&#8221; [Luk 17:17] menjadi bagian penting dari perikop Injil yang kita dengar hari ini. Yesus mengajarkan bagaimana sepatutnya kita merespon karya dan mukjizat Tuhan dalam hidup kita. Yesus bertemu [dari jauh] dengan sepuluh orang kusta, dan salah satu dari orang kusta itu memohon agar &#8220;Yesus, Guru, kasihanilah kami&#8221; [Luk 17:13]. Hal itu wajar, mengingat orang kusta di jaman Yesus dikategorikan sebagai orang yang berdosa berat, dan karenanya patut diasingkan dari kelompok mereka. <strong><em>Iman<\/em><\/strong> menjadi hal penting dalam kaitannya dengan mukjizat Tuhan. Orang kusta yang memohon disembuhkan sungguh menunjukkan iman yang mendalam akan Kristus. Di lain pihak,  dengan menyapa dan mendengarkan permohonan orang-orang kusta tersebut, Yesus menunjukan wajah belas kasih Allah atas kita umat manusia yang penuh dengan dosa. Manusia menanggapi orang sakit [kusta] atau orang berdosa dengan tindakan mengucilkan, sedangkan Allah merangkul, mengampuni dan menyembuhkan. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Lalu Ia memandang mereka dan berkata: &#8220;Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam.&#8221; Dan sementara mereka di tengah jalan mereka menjadi tahir.<\/p><cite>Luk 17:14<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Allah merespon penderitaan manusia dengan belaskasih, pengampunan, dan kesembuhan. Hal ini ditunjukkan dalam mukjizat Yesus yang menyembuhkan kesepuluh orang kusta tersebut. Yesus menggambarkan dua perbedaan tanggapan iman dari kesepuluh orang kusta yang ditahirkan tersebut. Menariknya, dari kesepuluh orang kusta yang disembuhkan itu, hanya satu yang kembali dan mengucap syukur, memberikan tanggapan positif atas karya [mukjizat] Tuhan yang terjadi dalam hidupnya &#8220;<em>lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya. Orang itu adalah seorang Samaria<\/em>&#8221; [Luk 17:16]. <strong><em>Pujian dan ucapan syukur kepada<\/em><\/strong> Tuhan menjadi salah satu aspek penting bagi kita dalam menanggapi karya Tuhan. <\/p>\n\n\n\n<p>Bagi mereka yang kurang beriman, seperti sembulan orang kusta lainnya, mukjizat atau karya Tuhan ditanggapi secara negatif. Tanggapan negatif atas karya Allah ialah dengan <strong><em>ketakutan<\/em><\/strong> [Mrk 5:15-17; Kis 5:5], <em><strong>ketidakpercayaan<\/strong><\/em> [Kis 12:14-15; Luk 1:18.20], menjadi <em><strong>keras hati<\/strong><\/em><strong> <\/strong>dan menolak untuk percaya kepada Yesus:&#8221;Dan meskipun Yesus mengadakan begitu banyak mujizat di depan mata mereka, namun mereka tidak percaya kepada-Nya&#8221; [Yoh 12:37], <em><strong>ketidaktaatan, perlawanan dan kecemburuan. <\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Mukjizat Yesus menunjukan ciri khas seorang misionaris yang berbelas kasih. Allah yang berbelas kasih atas penderitaan manusia. Menjadi misionaris berarti siap menanggapi karya Tuhan secara positif dalam hidup kita. Marilah kita berusaha untuk menjadi satu diantara sepuluh orang kusta yang disembuhkan. Orang Samaria yang disembuhkan menanggapi karya Tuhan secara positif, penuh iman dan ucapan syukur. <\/p>\n\n\n\n<p>Salam Misioner<\/p>\n\n\n\n<p>RDHJ<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>9 Oktober Hari Minggu Biasa XXVIII 2Raj. 5:14-17; Mzm. 98:1,2-3ab,3cd-4; 2Tim. 2:8-13; Luk. 17:11-19. Warna Liturgi Hijau Saudara Terkasih, Pertanyaan &hellip;<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":1064,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[22,7],"tags":[13,31,17,18,29],"class_list":["post-1063","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-homily","category-sunday-preaching-rdhj","tag-shortcutechism","tag-bulanmisi2022","tag-rdhj2021","tag-renunganmisioner","tag-sundaysermon"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/8ED219F2-2829-46B7-8730-109158D04E2F.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1063","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1063"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1063\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1065,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1063\/revisions\/1065"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1064"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1063"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1063"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1063"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}