{"id":1015,"date":"2022-09-25T18:56:39","date_gmt":"2022-09-25T11:56:39","guid":{"rendered":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/?p=1015"},"modified":"2022-09-25T18:56:41","modified_gmt":"2022-09-25T11:56:41","slug":"menjadi-kaya-berarti-kenosis-pengosongan-diri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/2022\/09\/25\/menjadi-kaya-berarti-kenosis-pengosongan-diri\/","title":{"rendered":"Menjadi Kaya berarti Kenosis [Pengosongan Diri]"},"content":{"rendered":"\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Hari Minggu \nBiasa XXVI\n\nBacaan Pertama\t: Am 6:1a,4-7; \nMazmur\t\t: Mzm. 146:7,8-9a,9bc-10; \nBacaan Kedua\t\t: 1Tim. 6:11-16; \nBacaan Injil\t\t: Luk. 16:19-31. \n<\/pre>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>\u201cJika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.<\/p><cite>[Luk 16:31]<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Saudara Terkasih,&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-drop-cap\">Hari ini, Yesus melanjutkan pengajarannya berkaitan dengan hal-hal dasar seseorang dapat memasuki Kerajaan Surga, khususnya berkaitan dengan kekayaan dan kemiskinan serta tokoh-tokoh yang melambangkannya. Kekayaan itu dilambangkan dengan seseorang [anonim, tanpa nama] yang \u201cberpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan\u201d [Luk 16:19]. Setelah meninggal, \u201cia menderita sengsara di alam maut\u201d [Luk 16:23]. Di lain pihak, kemiskinan diwakilkan oleh tokoh Lazarus, \u201cbadannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu\u201d [Luk 16:20]. Dan setelah meninggal \u201cdibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham\u201d [Luk 16: 22].<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam Injil hari ini, Yesus menegaskan, kekayaan membuat manusia menjadi bebal dan buta hati, menutup diri terhadap karya Tuhan, melalui kesaksian para nabi dan pewartaan Kabar Suka Cita:&nbsp;<em>\u201c<\/em><em>Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati\u201d<\/em>&nbsp;[Luk 16:31]. Dengan membiarkan identitas orang kaya itu tetal&nbsp;<em>anonim,&nbsp;<\/em>Injil hari ini menegaskan bahwa, karakter \u201corang kaya\u201d yang hanya memikirkan kemewahan dan kebahagiaan orang lain, dan menutup diri terhadap kesaksian dan pewartaan Kabar Suka Cita itu dapat menjadi karakter atau sifat semua umat manusia.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam Katekesenya tentang&nbsp;<em>Dekalog<\/em>&nbsp;[Sepuluh Perintah Allah] yang ke-7, \u201cJangan Mencuri\u201d [17 Nov 2018], Paus Fransiskus menekankan bahwa, saat ini, kekayaan itu hanya dimiliki oleh sekelompok orang tertentu [minoritas] di lain pihak, kemiskinan yang menyebabkan penderitaan menjadi karakter banyak orang [mayoritas]. Karena itu, Paus menekankan pentingnya solidaritas antara yang kaya dan miskin. Kekayaan, menurut Paus Fransiskus, dapat menjadi baik jika memiliki dimensi sosial. Kecenderungan kita adalah bertindak sebagai \u201cpemilik rahmat kekayaan\u201d [Paus Fransiskus]. Bukan sebagai pemilik absolut, Paus menekankan bahwa kita hendaknya menjadi pengelola kekayaan [Rahmat] Allah yang diberikan kepada kita. Sebagai anak-anak-Nya, kita [baik orang kaya maupun yang miskin] memiliki tanggung jawab untuk menciptakan kebaikan bersama.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Marilah kita belajar dari Yesus\u00a0<em>\u201cyang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia\u201d<\/em>\u00a0[Flp 2:6-7].<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Salam Misioner<\/p>\n\n\n\n<p>RDHJ<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hari Minggu Biasa XXVI Bacaan Pertama : Am 6:1a,4-7; Mazmur : Mzm. 146:7,8-9a,9bc-10; Bacaan Kedua : 1Tim. 6:11-16; Bacaan Injil &hellip;<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":1017,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[22,7],"tags":[13,19,18,29],"class_list":["post-1015","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-homily","category-sunday-preaching-rdhj","tag-shortcutechism","tag-renunganmingguan","tag-renunganmisioner","tag-sundaysermon"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/street-gbb5a8fbb6_1280.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1015","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1015"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1015\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1016,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1015\/revisions\/1016"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1017"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1015"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1015"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/habeljadera.keuskupanbogor.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1015"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}