HM IV Tobat [Laetare] – “Mampukah kita bersukacita?”

HM IV Tobat [Laetare] – “Mampukah kita bersukacita?”

Hari ini adalah Hari Minggu Laetare [Sukacita]. Gereja mengajak kita untuk bersukacita seperti yang terlihat dalam antifon pembuka: “Bersukacitalah bersama-sama Yerusalem, dan bersorak-soraklah karenanya, hai semua orang yang mencintainya! Bergiranglah bersama-sama dia segirang-girangnya, hai semua orang yang berkabung karenanya!” [Yes 66:10]. Dalam hal ini, Sukacita Gereja merupakan antisipasi akan Paskah, Kebangkitan Tuhan yang semakin dekat.

Tuhan sendiri dalam Injil Yohanes menegaskan JAWABAN atas pertanyaan manusiawi kita: “Mampukah kita bersukacita [di masa pandemi ini]? Yesus menegaskan mengapa kita harus bersukacita. Pertama, karena “Allah sangat mengasihi dunia” [ay. 16] dan karenanya, Ia mengutus puteranya yang terkasih kepada kita, “supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”.

Kedua, Yesus menekankan tujuannya datang ke dunia, yaitu: “bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya”. Jaminannya adalah Iman dan kepercayaan kita kepada

REJOICE

Salam MISIONER

—-

Backsound:

Laetare IERUSALEM [Cantori Gregoriani fr. Enrico de Capitani]