“Go and sin no more”

“Go and sin no more”

Quaresima | Masa Tobat
Hari Minggu V
Bacaan Pertama: Yes 43:16-21
Bacaan Kedua Flp 3:8-14
Bacaan Injil Yoh 8:1-11

Para Saudara terkasih,

Apa sih misi kedatangan Kristus ke dunia? Injil hari ini semakin meyakinkan kita akan jawaban pertanyaan tersebut: ‘akan misi kedatangan Tuhan Kita Yesus Kristus ke dunia.’ Satu kata: “keselamatan”. Karya keselamatan Kristus yang dapat kita mengerti lewat “ajaran” dan “tindakan”-Nya. Ajaran Yesus yang berkaitan dengan kasih pengampunan damai sejahtera semakin dikuatkan dengan perwujudan ajaran itu dalam tindakan “penyembuhan dan pengampunan”, baik secara fisik maupun spiritual. Selanjutnya, Yesus ingin agar apa yang menjadi misi-Nya juga diwartakan sampai ke seluruh dunia.

Dalam Injil hari ini, Yesus dihadapkan dengan orang-orang yang “terlihat” seakan-akan ingin berbuat baik dengan menghakimi orang lain yang berdosa. “Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah” [Yoh 8:3] dengan harapan “licik” bahwa Yesus akan menghakimi orang berdosa tersebut. Tindakan ahli Taurat dan orang Farisi itu tidak didasarkan pada pengampunan dan keselamatan, tetapi pada jebakan dan penghakiman: “Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya” [Yoh 8:6]. Hal ini mengingatkan kita akan nubuat Yesaya tentang kedatangan Yesus sebagai hakim atas bangsa-bangsa: “Ia akan menjadi hakim antara bangsa-bangsa dan akan menjadi wasit bagi banyak suku bangsa” [Yes 2:4]. Yesus datang untuk “menegakkan hukum di bumi” [Yes 42:4].

Kata Yesus: “Aku datang ke dalam dunia untuk menghakimi, supaya barangsiapa yang tidak melihat, dapat melihat, dan supaya barangsiapa yang dapat melihat, menjadi buta.”

Yoh 9:39

Sekilas, apa yang dilakukan Orang Farisi dan Ahli Taurat itu terlihat biasa-biasa saja. Namun kemudian menjadi luar biasa ketika respon Yesus tidak sesuai dengan harapan dan dan tujuan terselubung mereka. Yesus merespon dengan bersabda: “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.” [Yoh 8:7].

Paus Fransiskus dalam kotbahnya pada hari Konsekrasi Rusia dan Ukraina [25 Maret 2022] mengatakan bahwa “Janganlah takut. Allah itu mahabaik. Pertobatan adalah penyereahan diri dan dosa-dosa kita kepada Tuhan.”

Di masa tobat ini, hendaknya kita memberikan diri untuk menyerahkan dosa-dosa kita kepada Tuhan dan mengharapkan pengampunan-Nya. Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia. Ia datang untuk membawa keselamatan bagi semua orang. Pertobatan kita tidaklah sia-sia namum berbuah jika kita mendengarkan dan menjalankan perintah Tuhan:

“Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”

Yoh 8:11

Salam Misioner

RDHJ