Mission I’m Possible

Mission I’m Possible

Bermisi, mungkinkah?

Pertanyaan singkat tenting misi itu dapat kita refleksikan tahun ini khususnya ketika Dunia sedan dilanda pandemi COVID-19.

Berkedok “social distancing” kita justru menciptakan sikap apatis, acuh tak-acuh bahkan ketidak pedulian kita terhadap penderitaan orang lain. Tugas misi perutusan rasanya semakin tidak mungkin dilakukan ketika kita diminta untuk senantiasa. menjaga jarak satu sama lain. Mission impossible.

Bagaimana kita mampu membalikkan keadaan misi yang impossible itu menjadi sesuatu yang possible? Hari Minggu Misi Sedunia yang mengambil inspirasi dari Kis 4:20 “Sebab tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar.”

Paus Fransiskus mengajak kita untuk belajar dari pengalaman para rasul yang segera bangkit, bersukacita, dan pergi mewartakan bahwa “mereka telah melihat Mesias”, “Kristus Hidup”.

Para Rasul, karena kebangkitan Kristus, akhirnya mampu mengubah Mission Impossible menjadi sesuatu yang mungkin dilakukan “mission I’m possible”. Mereka menjadi Misionaris Harapan, Misionaris Cinta Kasih Allah di tengah Dunia.

Salam Misioner

RDHJ

Materi TSOM 2021 – Bogor