Mengampuni itu tindakan misioner!

Mengampuni itu tindakan misioner!

  • Minggu Pekan Biasa XXIV
  • Warna Liturgi: Hijau
  • Bacaan I: Sir 27:30-28:9
  • Mazmur Tanggapan: Mzm 103:1-2.3-4.9-10.11-12
  • Bacaan II: Rom 14:7-9
  • Bait Pengantar Injil: Yoh 13:34
  • Bacaan Injil: Mat 18:21-35

Para Saudara terkasih

Ada beribu alasan mengapa seseorang susah mengampuni. Bahkan, kita sering justru mencari-cari alasan untuk tidak mengampuni. Dari berbagai alasan itu, hilangnya kesadaran untuk keluar dari diri sendiri dan mewartakan kasih Kristus merupakan salah satu alasan manusia kehilangan spiritualitas mengampuni – mengasihi. 

Pertanyaan Petrus tentang berapa kali kita harus mengampuni menggambarkan bagaimana manusia ingin membenarkan ketidak-peduliannya terhadap Tugas Pewartaan yang merupakan karakter dasar seorang pengikut Kristus. 

“Tuhan, sampai berapa kalikah aku harus mengampuni saudaraku 

jika ia berbuat dosa terhadap aku? 

Sampai tujuh kali?”

Jawaban Yesus yang tegas “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.” merupakan penegasan Yesus akan pentingnya tindakan misioner. Tindakan misioner yang dimaksudkan Yesus adalah dengan mengasihi dan mengampuni tanpa batas. Hal itulah yang menjadi karakter utama pewartaan Yesus: kasih dan pengampunan.

Pengampunan sebagai perwujudan nyata dari kasih merupakan tindakan untuk keluar dari diri kita sendiri. Keluar dari keterbatasan dan pembenaran-pembenaran diri sendiri untuk menghakimi sesama dan saudara kita. Lebih dalam, pengampunan berarti tindakan kasih Allah yang paling nyata bagi manusia. Allah ingin agar kita pun senantiasa melakukan hal yang sama. Mewujudkan kasih dalam tindakan misioner pengampunan.

Salam Misioner!

Teks Misa 

https://habeljadera.keuskupanbogor.org/wp-content/uploads/2020/09/Teks-Misa-Hari-Minggu-Biasa-XXIV.pdf

Teks Ibadat Sabda

https://habeljadera.keuskupanbogor.org/wp-content/uploads/2020/09/Ibadat-sabda-Hari-Minggu-Biasa-XXIV.pdf