Hari Minggu V dalam Masa Tobat [A]
Saudara terkasih,
Percakapan iman antara Yesus dan Marta memberikan suatu gambaran baru akan iman, dan peneguhan Yesus akan iman manusia, mengalahkan kecemasan terbesar manusia; Kematian. Jawaban Yesus: “Akulah kebangkitan dan hidup; barang siapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati”, memberikan pemahaman baru bagi kita tentang kematian.
Yesus melampaui batas-batas kelemahan manusia! Kematian bukan lagi suatu hal yang menakutkan. Kristus mengganti kematian dengan kepenuhan Allah sebagai sang sumber hidup: hidup kekal. Lazarus yang hidup kembali, menjadi tanda bahwa Kristus sungguh-sungguh berkuasa atas kematian secara fisik.
Kita akan segera mengenang sengsara dan wafat Tuhan kita Yesus Kristus, sebuah kematian yang ditebus dengan salib. Yesus wafat untuk menebus dosa dan kematian spiritual manusia. Yesus mengalahkan maut, bukan dengan membiarkan kita jatuh dalam dosa dan kematian spiritual, melainkan memberikan hidup baru, harapan baru, yaitu hidup kekal dan bersatu dengan Allah.
Marilah kita senantiasa berdoa seperti Marta yang berseru: “Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia.”
RDHJ